SUKU BUGIS

La sattumpungi adalah ayah dari sawerigading. Sawerigading sendiri adalah suami dari We Cudai dan melahirkan anak termaksud La Galigo yang membuat karya sastra terbesar di dunia dengan jumlah 9000 halaman folio. Sawerigading Opunna Ware (yang di pertuan di ware) adalah kisah yang tertuang dalah karya sastra l La galigo dalam tradisi masyarakat bugis. kisah Sawerigading juga di kenal dalam tradisi masyarakat Luwuk, Kaili, Gorontalo dan beberapa tradisi lain di sulawesi seperti buton.

suku bugis di kenal dengan kepiawaian dalam mengarungi samudra cukup di kenal luas, dan wilayah peratauan mereka pun hingga Malaysia, Filipina, Brunei, Thailand, Australia, Mandagaskar, dan Afrika Selatan dan di afrika selatan sendiri terdapat wilayah yang bernama Maccassar yaitu bertanda penduduk setempat mengingat tanah asal nenek moyang mereka.
penyebab suku bugis merantau hingga ke berbagai negara iyalah yaitu konflik antara kerajaan Bugis dan Makassar serta konflik sesama kerajaan bugis pada abad ke-16,17,18, dan 19, menyebabkan tidak tenangnya daerah sulawesi selatan. hal ini menyebabkan banyaknya orang bugis bermigrasi terutama di daerah pesisir. selain itu budaya merantau juga di dorong oleh keinginan akan kemerdekaan. kebahagian dalam tradisi bugis hanya dapat di raih melalui kemerdekaan.